Penguatan Usaha Telur Berkelanjutan Melalui Pendampingan Terintegrasi
DOI:
https://doi.org/10.70103/komet.v3i1.124Kata Kunci:
Usaha Telur; Promosi Digital; Pasca Panen; Manajemen BisnisAbstrak
Studi pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat keberlanjutan usaha telur milik desa melalui intervensi terintegrasi yang mencakup pemasaran, penanganan pascapanen, dan manajemen usaha. Mitra kegiatan adalah unit ketahanan pangan BUMDesa Catu Kwero Sedana Pecatu yang telah memulai produksi telur secara rutin, namun masih menghadapi keterbatasan akses pasar, lemahnya identitas produk, penyimpanan yang belum tertata, serta catatan operasional yang belum lengkap. Metode pendampingan partisipatif diterapkan dalam lima tahap: identifikasi kebutuhan, intervensi pemasaran, perbaikan pascapanen dan gudang, pengembangan pencatatan usaha sederhana, serta evaluasi. Program ini menghasilkan identitas visual Ulu Farm yang konsisten, kemasan telur berlabel, spanduk luar ruang, media promosi kendaraan, zonasi gudang fungsional menggunakan palet, serta format pencatatan stok dan penjualan yang sederhana. Intervensi ini meningkatkan visibilitas dan keterlacakan produk, mengurangi penyimpanan langsung di lantai, memperjelas alur pascapanen, serta meletakkan fondasi bagi evaluasi usaha berbasis data. Kontribusi utama dari kegiatan ini adalah model pendampingan terintegrasi yang menghubungkan kualitas produk, komunikasi pasar, dan catatan operasional sebagai komponen yang saling menguatkan dalam keberlanjutan usaha desa. Pembagian peran yang berkelanjutan, evaluasi rutin, serta pengembangan pasar institusional diperlukan untuk mengonsolidasikan hasil yang telah dicapai.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 I Kadek Budi Sandika, I Kadek Agus Bisena, I Kadek Astitiya, I Gede Eka Dharsika

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







