Pemberdayaan Masyarakat melalui Produksi Wine Jeruk dengan Alat Monitoring Fermentasi Otomatis
DOI:
https://doi.org/10.70103/komet.v3i1.122Kata Kunci:
Jeruk Siam Kintamani, Sistem Monitoring Fermentasi, Wine Jeruk, Kelompok Subak Abian, Nilai EkonomiAbstrak
Kelompok mitra Subak Abian Taru Agung memiliki komoditas unggulan berupa jeruk siam Kintamani dengan potensi hasil panen yang melimpah mencapai 48 ton per tahun. Namun, para petani kerap menghadapi kendala karena buah jeruk yang berkualitas rendah atau berukuran kecil sering kali ditolak oleh tengkulak, sehingga dibiarkan tidak terjual dan terbuang sia-sia. Padahal, buah-buah tersebut sebenarnya masih layak dikonsumsi karena memiliki kandungan gula dan cita rasa yang potensial untuk dimanfaatkan kembali. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, diterapkanlah sistem monitoring fermentasi wine jeruk pada kelompok mitra. Penerapan teknologi tepat guna ini terbukti efektif dalam meminimalkan risiko kegagalan produksi serta mengoptimalkan penyerapan hasil panen jeruk grade rendah yang sebelumnya tidak terjual. Dengan adanya kepastian waktu fermentasi yang lebih konsisten melalui sistem monitoring ini, mutu dan cita rasa wine jeruk yang dihasilkan dapat dipastikan tetap berkualitas tinggi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas jeruk pascapanen bagi petani mitra.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 I Gede Adnyana, Ni Ketut Utami Nilawati Nilawati, Nia Maharani Maharani, I Kadek Chandra Dwipanandha Putra Putra

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







