Tranfer Knowledge Melalui Penyuluhan Tentang Langkah-Langkah Menyuci Tangan yang Benar Pada Siswa-Siswi SD Gemim I Kembes II
DOI:
https://doi.org/10.70103/komet.v1i3.44Keywords:
Penyuluhan, Cuci Tangan, Perilaku Hidup Bersih dan SehatAbstract
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan sekolah. Namun, rendahnya kesadaran siswa sekolah dasar terhadap kebiasaan mencuci tangan dengan benar masih menjadi tantangan besar yang berdampak pada kesehatan anak-anak. Berdasarkan survei awal, ditemukan bahwa siswa belum memahami pentingnya mencuci tangan dan langkah-langkah yang benar. Untuk itu, tim pengabdian dari Program Studi Keperawatan Universitas Pembangunan Indonesia, Manado, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan dan simulasi langkah-langkah mencuci tangan yang benar di SD Gemim I Desa Kembes II pada 18 November 2024. Kegiatan ini melibatkan siswa sebagai peserta utama dan dilakukan melalui pendekatan interaktif. Penyuluhan diberikan menggunakan alat bantu seperti leaflet dan baliho, yang menjelaskan pentingnya mencuci tangan, waktu yang tepat, serta langkah-langkah mencuci tangan yang benar. Selain itu, simulasi praktik mencuci tangan dilakukan untuk memastikan siswa dapat mempraktikkan apa yang telah dipelajari. Dokumentasi kegiatan berupa foto dan materi penyuluhan digunakan untuk mendukung pelaporan kegiatan.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mencuci tangan yang benar. Siswa mampu memahami materi yang disampaikan dan mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan dengan baik. Kegiatan ini juga berhasil menciptakan kesadaran yang lebih besar akan pentingnya kebersihan tangan dalam kehidupan sehari-hari.Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif yang relevan dengan tujuan pengabdian masyarakat, yaitu meningkatkan pemahaman dan praktik siswa terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Melalui pendekatan transfer knowledge yang interaktif dan efektif, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih sehat.
